BAB I
PENDAHULUAN
Berpikir ilmiah sebuah kegiatan yang seringkali dilakukan oleh para
ilmuwan. Ilmuwan dalam mengkaji dan meneliti hubungan kausalitas (sebab akibat)
antara berbagai macam peristiwa yang terjadi dalam kehidupan manusia di alam
semesta ini menggunakan daya pikir yang logis analitis serta kritis.
Ilmu pengetahuan dikatakan ilmiah jika memiliki metode dan cara yang benar dan bisa dipertanggungjawabkan paling tidak ditunjang oleh tiga komponen utama : pertama adanya objek, kedua adanya metode yang digunakan dan ketiga adanya sistematika tertentu.
Ilmu pengetahuan dikatakan ilmiah jika memiliki metode dan cara yang benar dan bisa dipertanggungjawabkan paling tidak ditunjang oleh tiga komponen utama : pertama adanya objek, kedua adanya metode yang digunakan dan ketiga adanya sistematika tertentu.
Jadi berpikir ilmiah merupakan cara berpikir yang memiliki tata
cara dan aturan main yang berlandaskan sistematika tertentu dan benar
berdasarkan atas data empiris. Untuk
melakukan kegiatan ilmiah secara baik diperlukan kreteria berpikir. Menurut
Nazir Umar, ada beberapa kreteria berpikir ilmiah yaitu : 1. Berdasarkan pada
fakta, maksudnya berdasarkan fakta yang nyata, bukan kira-kira, lagenda-lagenda
dan semacamnya. 2. Bebas dari prasangka, maksudnya bebas dari sudut pandang
yang subyektif tetapi benar-benar bedasarkan alasan dan bukti yang lengkap
dengan pembuktian yang objektif. 3. Menggunakan analisis, maksudnya permasalahan
harus dicari sebab-sebabnya serta pemecahannya dengan menggunakan analisis yang
logis.





Posting Komentar